seberkas kehidupan

ketika ombak dilaut pasang

desiran angin merebah butiran pasir

kini beta datang membuai desah

serayu beranjak mengagetkan lamunanku

panorama nan indah telah datang

membelalakkan sebuah pandangan

aku hanyut dalam lamunan sang surya

seakan segala penat telah hilang

kupandangi awan nan jauh disana

tergambar seberkas cahaya kehidupan

jiwa dan hati seakan sirna

termakan oleh sang mega yang menggores luka

namun tak jua sadarkan jiwaku

bak langit merah merona

aku hanya bisa pasrahkan jiwa raga

untuk memetik jalan ditengah sungai berlaga

,

  1. Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: